Berkelas Internasional, Akademi Sepak Bola di Pati Ini Tawarkan Fasilitas Mewah
Berkelas Internasional, Akademi Sepak Bola di Pati Ini Tawarkan Fasilitas MewahSafin Pati Football Academy. ©2020 Bola.com

Merdeka.com – Kondisi persepakbolaan di Indonesia dalam kondisi carut marut, dengan berbagai skandal dan kerusuhan antar suporternya. Ditambah lagi dengan prestasi sepak bola nasional yang minim, khususnya di level senior. PSSI, selaku badan tertinggi sepak bola nasional, tak kunjung bisa menyelesaikan masalah itu selama bertahun-tahun. Malah badan olahraga itu diguncang skandal yang melibatkan anggotanya sendiri.

Justru semangat memperbaiki kondisi sepak bola Tanah Air datang dari ranah akar rumput. Berbagai lapangan berkualitas internasional dibangun, disertai pula dengan akademi sepak bolanya. Salah satunya adalah akademi sepak bola berkelas Internasional Safin Pati Football Academy (SPFA) yang terletak di Mojoagung, Trangkil, Kabupaten Pati.

Bersama Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Rudy Eka Priyambada (37) mendirikan akademi sepak bola itu pada Oktober 2019. Belum genap setahun berdiri, akademi itu berani mengundang para pelatih yang berlabel pelatih profesional dan mantan bintang timnas seperti Kas Hartadi, Ibnu Grahan, dan Kurnia Sandy. Tak cukup sampai di situ, akademi itu juga menawarkan fasilitas mewah bagi anak-anak yang belajar sepak bola di sana. Berikut selengkapnya:

SPFA berdiri sejak Oktober 2019. Walaupun belum genap setahun berdiri, akademi itu telah memiliki puluhan siswa yang berasal dari berbagai daerah. Menurut Rudy, selain dari daerah Pati dan sekitarnya, murid didiknya juga berasal dari penjuru tanah air seperti Medan, Manado, hingga Papua. Dilansir dari Bola.com, beberapa hal yang membedakan SPFA dengan akademi sepak bola lainnya adalah akademi itu berdiri dalam sebuah badan yang kompleks.

“SPFA memang baru. Tapi saya akui top class. Sudah ada tiga lapangan, asrama yang bisa menampung 500 orang, ada pula hotel dan tempat training center,” ungkap Rudy dikutip dari Bola.com pada Senin (6/8).

Selain fasilitas mewah, akademi sepak bola ini menggunakan kurikulum internasional dalam mendidik para siswanya. Oleh karena itu, murid-murid di sini diajari bahasa Inggris dan modul belajar yang digunakan sama seperti yang digunakan sekolah-sekolah Internasional.

“Kami terintegrasi dengan sekolah formal dan kurikulum Singapura. Sementara itu untuk SD, SMP, dan SMA menggunakan kurikulum Cambridge. Sementara itu kalau SSB sifatnya lebih ke fun training karena seminggu dua kali,” ujar Rudy.

Tidak Hanya Mengajarkan Sepak Bola

Merdeka.com – safin pati football academy

©2020 Bola.com

Sebagai sebuah akademi sepak bola, SPFA tidak hanya mengajarkan para muridnya tentang bagaimana belajar bermain bola. Namun, mereka juga diajarkan bagaimana cara bercocok tanam, mengelola peternakan, dan memperbaiki mesin kendaraan. Menurut Rudy, keterampilan itu penting dimiliki para murid bila kelak sudah tidak berkecimpung di sepak bola lagi.

“SPFA tidak hanya mengajarkan sepak bola. Karena rata-rata pesepakbola tidak punya keterampilan lain setelah gantung sepatu, maka di sini kami ajarkan keterampilan lain seperti bengkel, peternakan, pertanian, dan perhotelan. Jadi mereka masih punya masa depan apabila tidak jadi pemain bola lagi,” kata Rudy.

[shr]

[shr]

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

I accept the Privacy Policy

Phone: +62 811-2910-089
Fax: +62 811-2910-089
Jl. Diponegoro No.229, Kaborongan, Pati Lor, Kec. Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59111, Indonesia